Lembayung Bali, A Song for My Best Friends
Kalo ditanya lagu apa yg ga akan pernah bosan kudengar, jawabnya ada dua. Lembayung Bali dan Nuansa Bening. Yup, itu dua lagu favorit sepanjang masa ^_^. Dan rupanya ada yg penasaran kenapa aku suka bgt ama Lembayung Bali. Kalau dibilang ada memori tertentu, jawabnya iya memang. Tapi bisa kupastikan bukan memori dg someone special. Aku pastikan itu ya, Feb ^_^.
Teman yang terhanyut arus waktu mekar mendewasa
Puitis ya? Atau yg lain, menyebut seorang sahabat sbg sosok yg mengaliri cawan hidup kita. Nah, rangkaian kata bernuansa persahabatan itulah yg membuatku terkesan ma lagu ini. Lagu ini jd begitu memorable krn aku dengar utk yg pertama kali di hari2 penantian pengumuman SPMB (2002) yg berarti jg saat2 perpisahan ma teman2 SMU.
Jadi sebenarnya, kalo ditanya sosok siapa yg membuatku selalu mengenang lagu ini? Jawabnya adalah..... mereka, sahabat2ku semenjak SD, SMP, SMU dan jg yg aku temui selama hidup di Yogja. Kami udah berpisah sekian tahun dan pastinya banyak perubahan dalam diri masing2, namun persahabatan ini masih tetap terjalin. Dan insyaAllah 'tuk selamanya ya? Disini aku mau ngucapin makasih buat persahabatan yg berumur hampir satu dasawarsa, bahkan jg ada yg hampir 15 thn. Alhamdulillah, ga kerasa lho, hiks...hiks...
Simpul persahabatan ini boleh saja usang, sahabat. Tapi itulah petanda bahwa kita telah bersama melewati waktu. Keep contact ya, jgn biarkan simpul ini terurai. I really...really miss u.
Menatap lembayung di langit Bali
Dan kusadari betapa berharga kenanganmu
Di kala jiwaku tak terbatas
Bebas berandai mengulang waktu
Hingga masih bisa kuraih dirimu
Sosok yang mengisi kehampaan kalbuku
Bilakah diriku berucap maaf
Masa yang t'lah kuingkari
Dan meninggalkanmu... Cinta
Teman yang terhanyut arus waktu mekar mendewasa
Masih kusimpan suara tawa kita
Kembalilah sahabat lawasku
Semarakkan keheningan lubuk
Hingga masih bisa kurangkul kalian
Sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama
Tegar melawan tempaan
Semangatmu itu... Jingga
Hingga masih bisa kujangkau cahaya
Senyum yang menyalakan hasrat diriku
Bilakah kuhentikan pasir waktu
Tak terbangun dari khayal
Keajaiban ini... Mimpi
Andai ada satu cara
'Tuk kembali menatap agung surya-Mu
Lembayung Bali
For them : my old friend, my best friend


